Ligamansion, yang terletak di pinggiran kota kecil, telah lama menjadi misteri dan intrik. Perkebunan yang luas, dengan fasadnya yang megah dan taman yang ditumbuhi tanaman, memiliki masa lalu yang kelam dan menghantui yang telah memikat imajinasi penduduk setempat selama beberapa generasi.

Asal usul Ligamansion dapat ditelusuri kembali ke awal abad ke-19, ketika dibangun oleh seorang saudagar kaya bernama Samuel Ligan. Ligan dikenal karena keeksentrikannya dan sifatnya yang tertutup, dan rumor segera mulai beredar tentang kejadian aneh di dalam tembok tanah miliknya yang megah.

Dikatakan bahwa Ligan terobsesi dengan ilmu gaib dan mempraktikkan ritual gelap di ruang tersembunyi di mansion. Penduduk desa setempat bercerita tentang cahaya aneh dan suara menakutkan yang keluar dari rumah pada larut malam, dan beberapa mengaku telah melihat sosok hantu berkeliaran di halaman.

Seiring berlalunya waktu, rumah besar itu menjadi rusak dan akhirnya ditinggalkan. Tempat itu kosong dan terlupakan selama beberapa dekade, sampai seorang pengusaha kaya membeli properti tersebut dan memulai proyek restorasi. Namun, tragedi terjadi ketika pengusaha dan keluarganya menghilang secara misterius tanpa jejak, hanya menyisakan bisikan kejahatan dan kekuatan gelap yang sedang bekerja.

Saat ini, Ligamansion berdiri sebagai peninggalan kejayaan masa lalunya, diselimuti misteri dan dikelilingi oleh bisikan supranatural. Penduduk setempat menghindari perkebunan itu dengan cara apa pun, karena takut akan roh jahat yang dikatakan menghantui aula tersebut.

Terlepas dari reputasinya yang kelam, ada orang-orang yang tertarik pada mansion tersebut, ingin mengungkap rahasianya dan mengungkap misteri yang ada di dalamnya. Penyelidik paranormal dan pencari sensasi sama-sama telah berkelana ke aula Ligamansion yang membusuk, mencari bukti hal-hal gaib dan berharap menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah lama mengganggu perkebunan tersebut.

Namun saat mereka menggali lebih dalam sejarah Ligamansion yang kelam dan menyimpang, mereka mungkin menemukan bahwa beberapa rahasia sebaiknya dibiarkan terkubur. Roh-roh yang berkeliaran di aula perkebunan dikatakan pendendam dan tak kenal ampun, dan siapa pun yang berani mengganggu mereka mungkin akan menghadapi nasib yang lebih buruk daripada kematian.

Pada akhirnya, Ligamansion tetap menjadi pengingat akan kegelapan yang bisa mengintai bahkan di tempat terindah sekalipun. Rahasianya mungkin tidak akan pernah terungkap sepenuhnya, namun satu hal yang pasti – warisan ini akan terus mendapat tempat di hati dan pikiran orang-orang yang berani menjelajahi kedalamannya.